EveryDay Is Beautiful
Everyday Is Beautiful
Hari ini , Minggu . ayah Aina libur . inilah waktu yang tepat buat Aina untuk lebih dekat dengan ayah . dia pun meminta ayah untuk pergi ke Dufan bersamanya . dia ingin menonton Film 4D disana.
" Ayah , kita pergi ke Dufan yuk! kita nonton 4D, " pinta Aina.
" Ayo , mau berangkat kapan?" tanya Pak Samad ( ayah Aina ).
" Sekarang dong," Jawab Aina.
Aina , Ibu & Ayah langsung bersiap - siap . Aina memakai baju lengan panjang bermotif bunga dan kerudung bermotif sama , sedangkan ayah memakai kaos putih dan celana panjang abu-abu . mereka berangkat dengan mobil sedan abu-abu.
NIITNIIIT.....! Tiba-tiba , Handphone ayah berbunyi . rupanya , itu telepon dari bosnya tentang proyek yang dikerjakan oleh ayah.
Ihh , Ayah! hari libur asih aja ngomongin pekerjaan , Ucap Aina dalam batin. Aina jadi merasa kesal karna ayah terus saja membicarakan urusan kantor di sepanjang jalan.
" Aina , kok cemberut terus , Sih? " tanya Ibu Hamidah ( ibu Aina ).
sementara itu , ayah masih saja berbicara dengan bosnya di telepon meskipun mereka telah berada di Dufan. Aina jadi berpikir bahwa ayah lebih mementingkan pekerjaan dari pada anaknya sendiri.
Akhirnya........
" Ayah , sebenarnya kita mau jalan-jalan atau ngurusin pekerjaan sih? " tanya Aina kesal
" Aina , kok ngomongnya gitu? " kata pak Samad
" Astagfirullah.......maaf ya ayah," kata Aina.
Pak Samad terdiam . beliau berpikir tentang kesalahan yang mungkin diperbuatnya sehingga Aina berbicara seperti itu kepadanya . mereka pun berjalan ke arah Gelanggang Samudra untuk menonton Film 4D.
Sesampainya dirumah , Pak Samad langsung menghampiri Aina......
" Aina , kenapa kamu tadi bicara begitu kepada Ayah? " tanya pak Samad.
" Maaf ayah . Aina keceplosan," jawab Aina
" seharusnya , ayah yang minta maaf ," keluh Pak Samad
" tidak , ayah . seharusnya Aina yang minta maaf ," Keluh Aina lagi
mereka pun sama-sama meminta maaf . Pak Samad menyadari bahwa perhatiannya pada Aina memang kurang. selama ini , beliau hanya memperhatikan pekerjaannya saja. sementara itu , Aina bernyanyi untuk Ayah , lagu yang berjudul Papa .
" Ayah , aku punya lagu buat ayah . dengerin ya! " Pinta Aina
" Satu , Dua , Tiga! " kata ayah
" Udah , aku aja yang menghitung," Pinta Aina
Pak Samad meneteskan air mata mendengar suara Aina yang begitu merdu . dia pun memeluk putrinya itu dengan erat . Ayah & Anak itu sama-sama berurai air mata.
Keesokan harinya , karna para guru mengadakan rapat , Aina pun libur. Pak Samad berniat untuk mengajak Aina makan bersama di Restoran Salad Bread. Aina yang sudah bangun dari pukul setengah lima subuh , langsung mandi & memakai baju hijau . dia senang karna ayah mengajaknya Sarapan di Salad Bread , restoran langganan mereka.
Aina memesan Cokelat hangat & roti lapis isi sayuran , sedangkan ayah memesan kopi hangat & salad. mereka pun makan dengan lahapnya. setelah itu , mereka pergi ke TimeZone di Mall Lippo Cikarang . di Sana , mereka memainkan semua permainan yang ada . hari itu , bener-bener menjadi harinya Ayah dan Aina.
Setelah puas dengan semua permainan di TimeZone , mereka pergi ke panti asuhan untuk menyumbangkan rezeki yang sudah mereka dapatkan selama ini . di sana , Aina menyanyikan sebuah lagu dari Fergie yang berjudul Big Girls Don't Cry.......
Suara Aina yang merdu membuat hati anak-anak panti asuhan senang , bahkan mampu menghapus semua kesedihan tentang keluarga mereka . Aina merasa bahagia melihat anak-anak itu tersenyum lebar menikmati suaranya.
Ternyata , di panti Asuhan itu sedang ada Produser yang selalu mencari penyanyi cilik berbakat. setelah mendengar suara Aina , Produser itu berniat mengorbitkan Aina sebagai penyanyi cilik.
" Nama Adik siapa? " tanya Produser tersebut
" Nama saya Aina," jawab Aina
" Adik mau jadi penyanyi , tidak? " tanya produser itu lagi . Aina bertanya kepada Ayah dan ayah membolehkannya.
" Boleh , saya Mau," jawab Aina kepada Produser tersebut.
" Ini Kartu Nama saya. minggu depan, pukul sepuluh pagi , adik datang ke tempat ini ya! "
pinta produser tersebut.
" baik , pak," jawab Aina. hati Aina berbunga-bunga membayangkan suaranya bisa didengar diseluruh Indonesia.
Sesampainya dirumah.......
" Ibu.....! Ibu.....! " Teriak Aina.
" ada apa , Aina? " tanya ibu Hamidah.
" Aina ditawarin Produser untuk jadi penyanyi cilik . minggu depan , Aina harus datang ke tempat ini pukul sepuluh pagi," jawab Aina sambil memberikan kartu nama produser itu kepada ibu. Ibu kaget juga mendengar berita tersebut. dia langsung memeluk Aina & menangis haru.
" berarti , ibu mengizinkan Aina menjadi penyanyi cilik , dong," tanya Aina.
" Iya , ibu mengizinkan . tapi kamu tidak boleh meninggalkan pelajaran kamu . harus seimbang mengatur waktu! " kata ibu Hamidah mengingatkan.
" Sip , deh," Jawab Aina.
" Ya sudah , sekarang kamu Sholat Ashar dulu," perintah Ibu Hamidah.
" Jalan-jalan , kok sampai sore begini . Waktu Shalat Ashar hampir Habis."
" Iya , Iya Maaf bu.." kata Aina
Malam Itu , Setelah mengerjakan Shalat Isya , Aina pun beranjak ke pembaringan untuk tidur.
" Ya Allah....terima kasih atas semua yang Engkau berikan untuk hari ini . mudah-mudahan , besok lebih baik daripada hari ini , Amin, " Ucap Aina dalam Do'anya.
My Blog
Jumat, 06 November 2015
contoh syair a-a-a-a
Syair Abdul Muluk
Berhentilah kisah raja Hindustan,
Tersebutlah pula suatu perkataan
Abdul Hamit syah padaku sultan,
Duduklah baginda bersuka-sukaan.
Abdul Muluk putra baginda,
Besarlah sudah bangsawan muda,
Cantik majelis usulnya syahdam
Tiga belas tahun umurnya ada.
Paras elok amat sempurna,
Petah menjelis bijak laksana,
Memberi hati bimbang gulana,
Kasih kepadanya mulia dan hina
Dua anak yatim piatu mengalami cobaan silih
berganti. Banyak orang yang tidak peduli atau pun menolong. Mereka hanya
berjuang berdua. Sampai akhirnya sang adik perempuan meninggal, sang kakak jadi
makin tertekan dan lemah, dan pada akhirnya juga meninggal dunia.
Sebuah keluarga tidak mempunyai seorang ibu, hanya ada seorang ayah dan
dua orang anak yang sudah menjadi piatu. Anak laki-laki bernama Mansur dan yang
perempuan bernama Laminah.
Keluarga miskin ini berada di Dusun Ketahun di Bengkulu. Cobaan kembali
datang pada Mansur dan Laminah ketika ayah mereka juga meninggal. Sekarang
kedua anak tersebut menjadi yatim piatu dan tidak mempunyai harta sama sekali.
Setelah itu mereka diasuh oleh bibi yang bernama Jepisah. Bibi mereka
selalu bersikap baik terhadap mereka. Pertama kali saat mereka tinggal bersama
Jepisah, mereka diperlakukan seperti anak sendiri oleh Jepisah dan suaminya
yang bernama Madang.
Tapi sayang, setelah beberapa hari kemudian mereka kembali harus
merasakan pahitnya kehidupan. Suami Jepisah mulai berbuat yang tidak baik
terhadap mereka. Madang sering mengeluarkan kata-kata keras dan kasar kepada
mereka, bahkan memukul atau menendang. Sementara bibi Jepisah sangat menyayangi
mereka berdua.
Mansur dan Laminah tetap bersabar sampai akhirnya sebuah kesalah pahaman
menjadikan mereka harus pergi meninggalkan bibi yang sangat mereka sayangi itu.
Mereka lalu menginap di tempat Datuk Halim dan istrinya yang bernama Seripah.
Keadaan mereka saat itu lebih baik. Mereka diperlakukan seperti seorang
yatim piatu yang memang benar-benar harus disayangi dan dikasihi. Namun karena
merasa sudah sangat merepotkan, mereka berdua berencana untuk pergi merantau ke
kota Bengkulu dan meninggalkan Dusun Ketahun.
Setelah tiba di kota Bengkulu, tepatnya di kampung Cina, mereka
dipekerjakan oleh seorang toke yang memiliki sebuah toko Roti. Dalam beberapa
tahun mereka hidup dengan tenang disana.
Tapi ketenangan mereka kembali terganggu setelah datangnya seorang
pegawai baru di toko itu yang bernama Sarmin. Sikap Sarmin sangat menakutkan.
Badannya kekar berotot. Laminah merasa sangat terganggu akan keberadaan Sarmin.
Seringkali Laminah harus menangis tersedu karena rasa takutnya terhadap
Sarmin. Oleh karena itu, Mansur bertekad memberi peringatan terhadap Sarmin.
Perkelahian pun tidak dapat dihindari lagi.
Lalu Mansur beserta adiknya memutuskan untuk mencari pekerjaan ditempat
lain. Tanpa disangka mereka pun kembali merasakan kejamnya kehidupan.
Mansur harus di bawa ke kantor polisi dan terpaksa mendekam di dalam sel
setelah dituduh mencuri uang.
Laminah terpaksa menerima kenyataan pahit itu, dan harus rela hidup
sendirian tanpa saudaranya. Apalagi ia kembali terusik oleh Darwis, temannya
dulu ketika masih bekerja di toko Roti.
Laminah hampir diperkosa oleh Darwis laki-laki yang tidak punya perasaan
tersebut. Ia tidak tahan lagi akan kehidupan pahit yang sering dialaminya. Pada
akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari tebing
curam ke lautan luas.
Sementara Mansur akhirnya keluar dari penjara, setelah beberapa lama
mendekam disana. Mansur akhirnya bisa merasakan kembali udara segar kota
Bengkulu. Tak lama sesudah itu, kabar mengenai kematian adiknya pun terdengar
olehnya.
Sekarang Mansur hanya hidup sendiri setelah ditinggal mati ibu, ayah dan
adiknya. Ia berusaha tetap tabah mengahadapi kenyataan tersebut. Sampai
akhirnya malapetaka pun datang.
Pikiran dan perasaan Mansur makin tertekan karena terlalu banyak
memikirkan kehidupan yang baginya semakin kejam dan menyiksa. Badannya menjadi
lemah tidak bertenaga, sampai akhirnya ketika sedang berlayar ia jatuh pingsan
dan tenggelam ke lautan. Jenazahnya tidak diketemukan dan menghilang.
Falsafah dan Karakteristik
Sosial-kultural Budaya Minangkabau
Falsafah
dan Karakteristik Sosial-kultural Budaya Minangkabau
A. Falsafah Sosial-kultural
budaya minangkabau
- Filosofi
“Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah”
Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah adalah
kerangka pandangan hidup orang Minangkabau yang memberi makna hubungan
antara manusia, Allah Maha Pencipta dan alam semesta. Sesungguhnya Adat Basandi
Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sebagai konsep nilai, yang kini menjadi jati
diri orang Minangkabau, lahir dari kesadaran sejarah masyarakatnya melalui
proses pergulatan yang panjang. Semenjak masuknya Islam ke dalam kehidupan
masyarakat Minangkabau terjadi titik temu dan perpaduan antara ajaran adat
dengan Islam sebagai sebuah sistem nilai dan norma dalam kebudayaan Minangkabau
yang melahirkan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah bertujuan
untuk memperjelas kembali jati diri etnis Minangkabau sebagai sumber harapan
dan kekuatan yang menggerakkan ruang lingkup kehidupan dan tolok ukur
untuk melihat dunia Minangkabau dari ranah kehidupan berbangsa dan bernegara,
dan dalam pergaulan dunia.
Islam
masuk ke Minangkabau mendapati suatu kawasan yang tertata rapi dengan apa
yang disebut “adat”, yang mengatur segala bidang kehidupan manusia dan menuntut
masyarakatnya untuk terikat dan tunduk kepada tatanan adat tersebut. Landasan
pembentukan adat adalah “budi” yang diikuti dengan akal, ilmu, alur dan patut sebagai adalah alat batin yang
merupakan paduan akal dan perasaan untuk menimbang baik dan buruk. Islam
membawa tatanan apa yang harus diyakini oleh umat yang disebut aqidah dan tatanan apa yang harus
diamalkan yang disebut syariah atau syarak
Adat dipahami orang Minangkabau sebagai suatu kebiasaan yang mengatur hubungan sosial
yang dinamis dalam suatu komunitas, (seperti suku, kampung, dan nagari. Sebagai
sebuah sistem nilai dan norma, adat mempengaruhi perilaku individu dan
masyarakat yang mewujudkan pola perilaku ideal. Titik temu antara Adat dan
Islam, dapat dilacak melalui pandangan “teologis” terhadap alam semesta.
Pandangan
orang Minangkabau terhadap alam terlihat dalam ajaran; pandangan dunia (world view) dan pandangan hidup (way of life) yang seringkali mereka tuangkan
melalui pepatah, petitih, mamangan, petuah, yang diserap dari bentuk, sifat, dan kehidupan alam.
Nilai dasar dari Adat Bersendi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah
adalah nilai ilahiyah dan insaniyah yang mendapat legitimasi dari Adat dan
Islam sebagai rujukannya. Nilai-nilai ilahiyah muncul dari proses pembacaan
atas semesta “Alam Takambang Jadi Guru”. Allah, melalui penciptaan alam semesta
memperlihatkan Kekuasaan-Nya.
Kedua
kekuatan nilai-nilai ilahiyah dan insaniyah sebagai landasan nilai Adat
Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah memiliki prinsip-prinsip dasar
sebagai patokan dalam kehidupan bermasyarakat.
1.
Prinsip kebenaran, merupakan nilai dasar yang mutlak dalam pergaulan umat manusia
pancaran dari hakikat “tawhid” dan menjadi ‘modal dasar’ dalam setiap jiwa
insan sebagai khalifah-Nya. Tawhid atau jiwa ketuhanan adalah konsep
penghambaan dari pembebasan manusia dengan Allah.
Alurnya adalah “kamanakan
barajo ka mamak, mamak barajo ka pangulu, pangulu barajo ka mufakat, mufakat
barajo ka nan bana. Nan ‘bana tagak dengan sendiri” – Al haqqu mir
arrabihim.
2. Prinsip keadilan adalah bagian yang menggerakkan
kehidupan manusia. Tanpa keadilan kehidupan masyarakat akan selalu goyah
3. Prinsip kebajikan akan lebih bermakna jika ditopang oleh prinsip
kebenaran dan prinsip keadilan yang melahirkan kehidupan insan yang
lebih bermakna.
Kebenaran, keadilan dan kebajikan merupakan “tali tigo sapilin,
tungku tigo sajarangan”. Kebenaran menjadi landasan teologis atau nilai
dasar, sedangkan keadilan merupakan nilai operasionalnya.
Dalam
Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah juga terkandung prinsip dasar
dan nilai operasional yang melembaga dalam struktur sosial masyarakat
Minangkabau :
1.
adab dan budi, inti dari ajaran adat Minangkabau, sebagai
pelaksanaan dari prinsip adat. “indak nan indah pado budi, indak nan elok
dari baso” .
2.
kebersamaan, Di dalam masyarakat yang
beradat dan beradab (madani) mempunyai semangat kebersamaam, sa-ciok bak ayam, sadancing bak basi”..
3. keragaman masyarakat yang terdiri dari
banyak suku dan asal muasal dari berbagai ranah bersatu dalam
kaedah “hinggok mancakam, tabang basitumpu”, menyesuaikan dengan lingkungan dan
saling menghargai, dima bumi dipijak, disatu
langit dijunjung.
4. kearifan, kemampuan menangkap perubahan yang terjadi, sakali aia gadang, sakali tapian baralieh, sakali tahun baganti,
sakali musim batuka,”
5.
tanggungjawab sosial yang adil, seia sekata
menjaga semangat gotong royong. Semua dapat merasakan dan memikul
tanggung jawab bersama pula. Saketek bari bacacah,
banyak bari baumpuak, Kalau tidak ada, sama-sama
giat mencarinya, dan sama pula menikmatinya.
6.
keseimbangan antara kehidupan rohani
dan jasmani berujud dalam kemakmuran, Munjilih di tapi aia, mardeso
di paruik kanyang. Memerangi kemaksiatan,
diawali dengan menghapus kemiskinan dan kemelaratan.Rumah gadang gajah
maharam, lumbuang baririk di halaman, lambang kemakmuran.
7.
toleransi sesuai dengan pesan Rasulullah,
bahwa sesungguhnya zaman berubah, masa berganti. Seiring dengan perkembangan
zaman, masyarakat Minangkabau diarahkan kepada pandai hidup dengan jiwa
toleran.
8.
kesetaraan, timbul dari sikap bermusyawarah yang telah hidup subur dalam
masyarakat Minangkabau. Sejalan dengan itu diperlukan saling tolong
menolong dengan moral dan buah pikir dalam mempabanyak lawan baiyo (musyawarah), melipat gandakan teman berunding. Sikap musyawarah membuka
pintu berkah dari langit dan bumi. Kedudukan pemimpin,didahulukan selangkah,
ditinggikan seranting.
9.
kerjasama mengutamakan kepentingan
orang banyak dengan sikap pemurah yang merupakan sikap mental dan
kejiwaan yang tercermin dalam mufakat
10. sehina semalu.
11. tenggang rasa dan saling menghormati
12. keterpaduan, saling meringankan dengan
kesediaan memberikan dukungan dalam kehidupan. “barek sapikua, ringan sajinjiang”, Kerja baik dipersamakan
dengan saling memberi tahu sanak saudara dan jiran. “Karajo baiak baimbauan,
karajo buruak baambauan.
Cabang Olahraga Atletik: Lompat Jauh
Lompat jauh merupakan
salah satu jenis olahraga kelompok
atletik yang populer diperlombakan dalam kompetisi dunia termasuk Olimpiade.
Jika didefenisikan, maka secara sederhana apa yang dimaksud dengan lompat jauh
adalah upaya mencapai jarak paling jauh dengan satu kali tolakan. Tujuan dalam
lompat jauh adalah memindahkan tubuh dari satu tititk ke titik lainnya dengan
sekali lompatan yang dimulai dengan awalan berlari kemudian menolak,
selanjutnya melayang dan terakhir mendarat pada titik paling jauh. Cabang
lompat jauh ini dibagi lagi ke dalam 3 kategori yakni lompat jauh gaya jongkok
atau Tuck, lompat jauh gaya menggantung atau Hang Style, serta gaya berjalan di
udara atau Walking In The Air. Ketiga gaya tersebut dibagi berdasarkan sikap
badan seorang atlit saat ia sedang dalam keadaan melayang. Sementara itu,
gerakan awalan, tumpuan serta pendaratan tidak memiliki perbedaan antara gaya
yang satu dan gaya lainnya.
Dalam melakukan lompat jauh, ada abeberapa hal yang menjadi faktor keberhasilan antara lain:
Dalam melakukan lompat jauh, ada abeberapa hal yang menjadi faktor keberhasilan antara lain:
- Kemampuan
membangun daya momentum.
- Kemampuan
memindahkan momentum baik itu gaya vertical maupun horizontal.
- Kemampuan
menyatukan kedua gaya tadi dengan tenaga yang ada saat melakukan lompatan
Saat berbicara soal teknik lompat jauh, ada 4 hal yang paling penting yakni
awalan, tolakan, sikap badan saat di udara dan terakhir pendaratan.
Awalan
Gerakan awal dalam lompat jauh dimulai dengan berlari secepat mungkin. Gerakan lari ini dilakukan semaksimal mungkin untuk mendapatkan tolakan terbaik. Pada saat berlari, pelari sedang mengusahakan kecepatan secara horizontal yang kemudian akan diubah menjadi kecepatan vertical dengan cara melakukan tolakan. Pada saat melakukan awalan, seorang atlit harus memperhatikan beberapa hal antara lain:
Awalan
Gerakan awal dalam lompat jauh dimulai dengan berlari secepat mungkin. Gerakan lari ini dilakukan semaksimal mungkin untuk mendapatkan tolakan terbaik. Pada saat berlari, pelari sedang mengusahakan kecepatan secara horizontal yang kemudian akan diubah menjadi kecepatan vertical dengan cara melakukan tolakan. Pada saat melakukan awalan, seorang atlit harus memperhatikan beberapa hal antara lain:
- Memahami
jarak awalan dengan tenaga yang dibutuhkan untuk melompat. Misalnya pelari
pemula, untuk mendapatkan kecepatan maksimal ia bisa mengambil jarak lari
sekitar 35 meter. Sementara bagi mereka yang telah terlatih, jarak tempuh
awalan lari bisa berkisar 45 meter.
- Hal
penting di awalan adalah posisi beridri. Hal ini tidak diatur secara baku
tetapi bergantung pada kebiasaan para atlit. Pilih kebiasaan yang
menghasilkan jarak lompatan maksimal.
- Pada
saat memulai awalan harus dengan lari yang pelan dan kemudian perlahan
mempercepat laju lari. Terkait kecepatan, atlit harus bisa mempertahankan
dinamikanya sampai ia melakukan tolakan.
- Saat
atlit telah mencapai kecepatan yang paling maksimal, maka gerakan lari
dilepas begiutu saja dengan tanpa mengurangi kecepatan yang diperoleh pada
saat berlari.
Tolakan
Tolakan merupakan proses dimana di dalamnya mencakup perpindahan kecepatan yang sbeelumnya horizontal menjadi vertical. Tolakan dilakukan dengan sangat cepat dan kuat dengan tujuan agar tubuh terangkat ke atas dari titik satu ke titik berikutnya sejauh mungkin. Tolakan merupakan gerbang menuju poisis tubuh atlit pada saat ia melayang menuju titik terjauh lompatannya. Tolakan yang baik selalu melibatkan kekuatan kaki juga kombinasi ayunan kaki dan tangan yang dimulai dari posisi depan ke atas. Untuk mendapatkan tolakan yang sempurna, seorang atlit harus memperhatikan hal-hal berikut ini:
Tolakan merupakan proses dimana di dalamnya mencakup perpindahan kecepatan yang sbeelumnya horizontal menjadi vertical. Tolakan dilakukan dengan sangat cepat dan kuat dengan tujuan agar tubuh terangkat ke atas dari titik satu ke titik berikutnya sejauh mungkin. Tolakan merupakan gerbang menuju poisis tubuh atlit pada saat ia melayang menuju titik terjauh lompatannya. Tolakan yang baik selalu melibatkan kekuatan kaki juga kombinasi ayunan kaki dan tangan yang dimulai dari posisi depan ke atas. Untuk mendapatkan tolakan yang sempurna, seorang atlit harus memperhatikan hal-hal berikut ini:
- Kaki
haruslah kuat sebab ia merupakan tumpuan sebelum melayang.
- Saat
hendak bertumpu, atlit harus mampu melakukannya saat ia tepat berada pada
papan tumpuan.
- Dalam
keadaan bertumpu, tangan sebaiknya ikut diayunkan. Demikian juga kaki.
Kaki diayunkan dengan cara mengangkatnya tinggi hingga pinggul dan berada
dalam posisi lutut yang ditekuk.
Posisi Atau Sikap Badan Saat Di Udara
Sikap badan ini terkait saat aatlit lompat jauh sedang berada di udara
menuju titik lompatan sekanjutnya. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, bahwa
sikap badan ini setidaknya ada tiga jenis yakni sikap badan yang seolah
menggantung, berjalan dan dan jongkok.
Pendaratan
Mendarat merupakan tahapan terakhir di dalam proses olahraga lompat jauh. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat hendak mendarat, antara lain:
Pendaratan
Mendarat merupakan tahapan terakhir di dalam proses olahraga lompat jauh. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat hendak mendarat, antara lain:
- Dilakukan
dengan konsentrasi serta daya sadar yang penuh agar gerakan yang tidak
perlu bisa dihindari.
- Agar
tidak terasa sakit, pendaratan harus dilakukan dengan memastikan kedua
kaki sejajar dan bagian tumit mendarat pertama kali dengan posisi seperti
sedang menjepit.
- Sebelum
tumit atlit lompat jauh benar-benat menyentuh medium pendaratan, ia harus
benar-benar meluruskan kakinya ke depan. Hal ini dimaksudkan agar jarak di
anatar kedua kakinya tidak terlalu berjauhan. Apabila terlalu lebar
jaraknya akan mengurangi jarak jauhnya lompatan yang dicapai.
- Saat
mendarat, pastikan tumit segera berpijak agar pantat tidak mendarat di
medium pasir.
- Setelah
mendarat, pastikan tidak keluar atau kembali ke tempat awalan sebab
membuat pengukuran berubah. Dan jika bergerak ke belakang tentu jarak
lompat akan berkurang.
Olahraga lompat jauh ini memang seru. Mereka yang berniat menjadi
seorang atlit professional haruslah memiliki kecepatan, kekuatan, daya ledak,
keseimbangan, keterampilan serta koordinasi yang bagus. Hal ini tentu tak
mudah, tetapi latihan teratur akan membuat segalanya bisa dicapai dalam
olahraga.
KONSEP –
KONSEP DALAM SOSIOLOGI
1. INTERAKSI SOSIAL Interaksi adalah suatu hubungan timbal balik
untuk mancapai suatu keinginan, tujuan maupun penyampaian maksud untuk hidup
bersama dengan manusia lainnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
2. KONTAK SOSIAL Interaksi sosial merupakan suatu fondasi dari
hubungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang
berlaku dan diterapkan di dalam masyarakat. Kontak sosial merupakan awal
terjadinya interaksi social baik dilakukan secara langsung ataupun tidak.
3. KOMUNIKASI adalah “suatu proses dalam mana seseorang atau
beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan
menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain.
4. KONFLIK Konflik sosial adalah suatu keadaan masyarakat yang
mengalami suatu pertikaian antara anggotanya yang mengakibatkan terancamnya
keutuhan msyarakat tersebut yang dilator belakangi dengan perbedaan kepentingan
antar anggota.
5. INDIVIDU individu adalah orang, seorang, pribadi atau
perseorangan.
6. ORGANISASI Organisasi merupakan artikulasi dari bagian-bagian
yang merupakan suatu kesatuan fungsional. Yang mana bagian-bagian yang
dimakasud adalah kumpulan dari beberapa anggota yang membentuk suatu komunitas.
7. AKULTURASI Akulturasi adalah peleburan dua unsure kebudayaan
yang berbeda tanpa menghilangkan ciri khas kebudayaan masing-masing.
8. NORMA Norma (norm) adalah standar perilaku.
9. NILAI Nilai adalah gagasan mengenai apakah pengalaman berarti
atau tidak berarti. Nilai mengarahkan perilaku dan pertimbangan seseorang.
10. AGAMA Agama merupakan pedoman hidup untuk meraih kebahagiaan
disunia dan diakhirat. Sebagai umat beragama, seseorang harus menjalankan
kewajiban dan menjauhi larangan Tuhan.
11. WEWENANG Wewenang adalah kekuasaan yang ada pada seseorang
atau sekelompok orang, yang mempunyai dukungan atau mendapat pengakuan dari
masyarakat.
12. LINGKUNGAN Lingkungan adalah (1) daerah (kawasan dsb) yg
termasuk di dalamnya; (2) bagian wilayah dl kelurahan yg merupakan lingkungan
kerja pelaksanaan pemerintahan desa
13. INTEGRASI Integrasi (integration) adalah suatu proses
pengembangan masyarakat dimana segenap kelompok ras dan etnik mampu berperan
serta secara bersama-sama dalam kehidupan budaya dan ekonomi.
14. DIS INTEGRASI Disintegrasi adalah suatu keadaan dimana tidak
ada keserasian pada bagian-bagian dari suatu kebulatan yang dikarenakan adanya
pertentangan-pertentangan. Disintegrasi dapat dirumuskan sebagai suatu proses
berpudarnya norma-norma dan nilai-niai dalam masyarakat karena
peubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan.
15. KELOMPOK SOSIAL Salah satu penggunaan istilah mengartikan
kelompok sebagai setiap kumpulan manusia secara fisik yang tidak memiliki
ikatan kebersamaan apa-apa, kecuali jarak fisik yang dekat. Pengertian yang
kedua adalah sejumlah orang yang memiliki persamaan ciri-ciri tertentu.
Pnggunaan lainnya mendefinisikan kelompok sebagai sejumlah orang yang memiliki
pola interaksi yang terorganisasi dan terjadi secaraberulang-ulang.
16. PROSES SOSIAL Proses Sosial adalah cara berhubungan yang
dapat dilihat apabila individu dan kelompok saling bertemu dan menentukan
system serta bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadi apabila ada
perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya cara-cara hidup yang telah ada.
Atau dengan kata lain, proses social diartikan sebagai pengaruh timbal balik
antara berbagai segi kehidupan bersama.
17. PENGENDALIAN SOSIAL Pengendalian social (social control)
adalah segenap cara dan proses yang digunakan oleh suatu kelompok atau
masyarakat untuk menjamin terciptanya konformitas para anggotanya terhadap
harapan kelompok atau masyarakat itu.
18. PERUBAHAN SOSIAL Perubahan Sosial (Social change) adalah
Perubahan dalam struktur social dan jalinan hubungan dalam masyarakat ;
seringkali penggunaannya dipertukarkan dengan istilah perubahan budaya.
19. STRATA SOSIAL Strata Sosial adalah menurut Drs. Robert M.Z.
Lawang adalah penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial
tertentu ke dalam lapisan-lapisan hirarkis menurut dimensi kekuasaan, privilese
dan prestise
20. SISTEM SOSIAL Sistem Sosial dapat diartikan sebagai suatu
keseluruhan dari unsur-unsur sosial yang berkaitan dan berhubungan satu sama
lain serta saling mempengaruhi dalam suatu kesatuan atau kebulatan.
21. PENYIMPANGAN SOSIAL “Penyimpangan adalah setiap perilaku
yang dinyatakan sebagai suatu pelanggaran terhadap norma-norma keelompok atau
masyarakat”
BLIND
LISTENING
A stupid man was sent by his father
to sell salt. He first went to a mining area but nobody there wanted his salt.
When he returned home, his father told him that if he had helped the miners to
dig, they would have bought his salt.
The man next went to a house where a
wedding was taking place. There he dug a huge hole. This made the people angry
and they chased him away. When he returned home, his father told him that if he
had beaten a drum and danced instead, the people there would have bought salt
from him.
Then, he went to a village where
there happened to be a fire. Rushing to the place, he started drumming and
dancing, only to be thrown out by the people. His father told him that he
should have poured water on the fire instead, if he wanted to sell salt there.
In the next place he went to, a
couple were fighting with each other. The foolish man poured a bucketful of
water on them, again to be chased away. His father later told him that he
should have tried to settle the quarrel, in which case they would have bought
salt from him.
In the final event, the man saw two
bulls fighting with each other. He stepped in to stop the fight and was gored
to death by angry bulls.
Langganan:
Komentar (Atom)